Obat Alamiah untuk Kencing Manis

Posted by Agustawangmangu On 0 komentar
PENYAKIT kencing manis atau bahasa keren-nya diabetes mellitus banyak diidap orang Indonesia . Seorang penderita diabetes mellitus memiliki kadar gula dalam darah yang tinggi sehingga si penderita harus hati-hati dalam menerapkan pola makan. Dokter pun sering menganjurkan agar penderita disiplin dalam mengonsumsi obat, berdiet dan melakukan olah raga, serta menjauhi stres. Banyak memang obat yang beredar di pasaran untuk mengobati diabetes tersebut, namun sering harganya mahal karena bahan-bahannya harus diimpor. Bagaimana mau menjauhi stress jika untuk membeli obat yang harganya selangit susah.

Beruntung, kini telah ditemukan obat yang murah meriah dan dapat diperoleh dengan mudah, baik di pasar tradisional maupun di supermarket. “Obat” apa yang murah meriah itu? BUNCIS. Ya, tepat. Tanaman yang buahnya mirip kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk itu ternyata mampu mengobati penyakit diabetes mellitus.

Hal tersebut terungkap dalam disertasi Yayuk Andayani, yang telah mempresentasikan penelitiannya berjudul “Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis pada Tikus Diabetes dan Identifikasi Komponen Aktif” untuk memperoleh gelar doktor di di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, beberapa waktu lalu.

Dalam penelitiannya, Yayuk menggunakan tikus putih sebagai binatang percobaan. Tikus putih berusia tiga bulan itu oleh Yayuk diberi perlakuan induksi diabetes. Artinya, “dengan sengaja” si tikus putih dibuat mengidap diabetes mellitus. Sebelum diinjeksi dengan diabetes, tikus tersebut telah diberi ekstrak buncis. Ternyata dalam waktu 30 menit setelah “dengan sengaja” dibuat menderita diabetes, tekanan gula darah tikus-tikus percobaan kembali normal, tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik (dibawah kadar gula normal-red).

Timbul pertanyaan, apa sih “kesaktian” buncis sehingga hanya dalam waktu setengah jam bisa menurunkan kadar gula dalam darah hingga batas normal. Berdasar analisi Yayuk, di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan “B-sitosterol dan stigmasterol”.

Kedua zat inilah yang mampu meningkatkan produksi insulin. Insulin adalah suatu hormon yang dihasilkan secara alamiah oleh tubuh kita dari organ tubuh yang dinamakan pankreas. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Seseorang mengalami diabetes mellitus bila pankreas hanya sedikit menghasilkan insulin atau tidak mampu memproduksi sama sekali. Ternyata dua zat tadi mampu merangsang pankreas untuk meningkatkan produksi insulinnya.

Selain dua zat tadi, Yayuk memperoleh data bahwa dari 100 gram ekstrak buncis terkandung karbohidrat 7,81 persen, lemak 0,28 persen, protein 1,77 persen, serat kasar 2,07 persen, dan kadar abu 0,32 persen. Bagi dunia kedokteran dan farmasi, penemuan Yayuk ini terntu bisa dijadikan referensi untuk membuat obat diabetes dengan mengekstrak buncis. Tentunya banyak keuntungan yang diperoleh, terutama bagi masyarakat, karena obat diabetes akan lebih murah dan mudah didapat dengan banyaknya bahan yang tersedia.

Bagi masyarakat, terobosan Yayuk itu bisa melegakan hati banyak orang pengidap diabetes mellitus, khususnya mereka dari kalangan tidak mampu. Cukup membeli sayur buncis dan memakannya secara teratur, kadar gula dalam darah bisa turun. Pengolahannya pun tidak sembarangan. Manfaat buncis lebih terasa bila dimakan sebagai lalapan. Kalau dimasak dalam bentuk oseng-oseng dengan tambahan daging, tentunya sama saja. Berbahagialah mereka yang kerap makan lalapan buncis. Ternyata selain manis, buncis juga bisa mencegah dan menghilangkan penyakit kencing manis. Mau coba?

Disadur dari Info Kesehatan 28 Maret 2007,

READ MORE

Weight Loss Facts:

Posted by Agustawangmangu On 0 komentar
Low Fat Foods DON'T WORK.

You cannot lose weight using Low Fat Diets. Low fat foods have been popular for more than 15 years, but yet our society is getting more overweight as each year passes. This fact alone should tell you that eating a purely low fat menu is not the answer to losing weight.

Low Calorie Diets DON'T WORK.

You won't lose weight using a Low Calorie Dieting Plan either. In fact, eating low calories is the worst thing that you can do to your body, since that will only slow down your body's fat burning engine and ruin all chances of losing weight (low calorie diets may allow a few pounds of weight loss for the first few days, but then after that all weight loss comes to a halt --- known as a dieting plateau). You can never get slim by starving yourself.

Low Carb Plans DON'T WORK.

You'll probably find it extremely difficult to get slim using a Low Carb Dieting Plan. Low carb diets have recently become popular over the last couple years, but the problem with low carb menus is that they are too strict and TOO HARD TO FOLLOW for average people. Low carb menus tend to rob your body of too much energy (carbohydrates) and make it nearly impossible to remain on the program for very long. This is why so many dieters find it difficult to follow a strict low carbohydrate menu.

What about Weight Watchers and Jenny Craig Dieting Plans?

Weight loss programs such as Weight Watchers (and Jenny Craig) usually involve slower dieting progress over a longer period of time, since such programs generally promise only 2-3 pounds of weight loss per week. Also, programs such as Jenny Craig usually involve buying special meals and/or dietary supplements during the initial phases of the program. While some people may like these types of dietary programs, we prefer a dieting plan which focuses on faster weight loss, such as the Accelerated Fat Burning Program shown below...
You are overweight for the most simple of reasons -- because you're eating the wrong foods, the wrong types of calories per meal, and you're also eating meals in the wrong patterns each day.

Think closely about what we're about to tell you, since it's going to change the way you think about dieting...

FOOD is more powerful than any prescription weight loss pills, because the FOOD that you eat can either make you THIN or FAT. You don't get fat because of a lack of exercising, that's a myth. You get fat because you don't eat the right foods at the right intervals each day.

Also, the pattern that you choose to eat your meals each day is more powerful than any prescription weight loss pills. This is true because your body is like an "engine" and it only needs certain foods at certain intervals each day, and if you don't eat the right foods at the right times then it won't burn those calories -- and you'll wind up storing those calories as fat tissue. (Hint: You need to eat more than 3 times per day to lose weight, but we'll show you the details later).

You have gotten overweight by eating the wrong foods, that much is a fact. And guess what? You can get SLIM by eating the RIGHT FOODS at the RIGHT INTERVALS each day.

It's not really any more complicated than that, and the way to start losing weight has nothing to do with starving yourself or jogging.
READ MORE

KASIAT JAHE.

Posted by Agustawangmangu On 0 komentar
Di pasar swalayan biasanyakkita menemukan jenis minuman bernama Ginger ale yang memiliki kasiat menyembuhkan sakit perut. Ginger ale adalah sejenis minuman ringan yang berbahan baku jahe (zingiberis officinale) ditambah soda yang hasilnya mampu menyegarkan tenggorokan kita.

Uniknya karena berbahan baku jahe, minuman ini mengandung keistimewaan bahan dasar pembuatnya.Jahe memiliki keistimewaaan yang hampir sama dengan peppermint dan chamomile yang terdapat dalam setiap obat sakit perut di pasaran. Jahe sering digunakan untuk mengurangi rasa kembung dan menghilangkan gas serta sakit perut.Lebih hebat lagi jahe sering direkomendasikan para ahli untuk menangani problem sakit perut, seperti kram, gejala mulal, dan muntah-muntah. Bahkan jahe terbukti mengurangi rasa sakit yang sering menimpa perut di pagi hari. Mungkin kasiat itulah yang menyebabkan ginger ale dijadikan minuman ritual resmi para pelaut Amerika saat mulai perjalanan.

READ MORE

MENCEGAH MABUK PERJALANAN

Posted by Agustawangmangu On 0 komentar
1. Mengamati objek kejauhan

Usahakan waktu naik kendaraan umum melihat-lihat benda-benda yang ada di depan kita seperti gunung pohon dan lain-lain. Posisi yang mendukung untuk aktifitas ini apabila kita berada pada tempat yang nyaman (di depan)

  1. Hindari membaca buku kalau belum terbiasa.

Membaca buku memang hal yang baik, tapi kalau berada dalama mobil hindari kegiatan yang satu ini kaerena bisa membuat pusing-pusing. Tapi bagi kamu yang sudah biasa tidak apa-apa. Justru bisa menikamati. Atau sebagai penggantinya baca ayat-ayat Al-Quran yang kamu hapal. selain nyaman juga berpahala.

  1. hindari mengamati segala sesuatu dari kaca samping

Melihat pemandangan dari samping kadang asik juga.Tapi bagi orang tertentu bisa berakibat pening dan mual-mual.

  1. bukalah jendela agar udaradapat bersikrkulasi dengan baik, apalagi jika ada penumpang yang merokok.

Keadaan yang pengap akibat sirkulasi udara membuat syaraf menjadi tegang dan akhirnya mual an pusing.

  1. hindari perjalanandengan perut kosong.

usahakan dalam memulai kegiatan sarapandulu dan jangan biarkan perut kosong. Perut kosong membuat kita lemas dan tidak tahan kondisi apalagi perjalanan jauh.

  1. Hindarimakanan yang mrngsndung karbihidrat dan lemak tinggi.

Bila ingin makan, makanlah camilan atau snack akan lebih aman. Kebanyakan makan memang gak bagus, bisa membuat mual. Apalagi kalau jalannya naik turun.

  1. minumobat anti mabuk sesuai anjurandokter.
Kalau sudah tahu gejala dan penanganannya, mabuk perjalanan anda tak perlu cemas. Perjalanan yang menyenengkan pun taksekedar impian tapi jadi kenyataan. Kalau kondisi memang tidak fitl ebih baik tunda perjalanannya
READ MORE

Keeping skin young

Posted by Agustawangmangu On 0 komentar

Vitamin C and the linoleic acid in foods like oils and nuts may protect skin from aging, while carbohydrates and fats other than linoleic acid may make skin worse.

Scientists asked 4,000 women aged 40 to 74 to recall their diets from the previous 24 hours and to allow a dermatologist to examine their skin, as part of the National Health and Nutrition Examination Survey:

* Women who consumed more vitamin-C-rich foods were 11 percent less likely to have a wrinkled appearance and 7 percent less likely to have dry skin associated with aging.

* Women who consumed more linoleic acid (an omega-6 polyunsaturated fat found in oils, especially soybean) were about 25 percent less likely to have skin atrophy and dryness.

READ MORE
Photobucket

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF