MENCEGAH DINI OSTEOPOROSIS

Posted by agus suwardi On 0 komentar
Apakah Anda seorang perokok? Anda suka mengkonsumsi alcohol? Hati-hati dengan kebiasaan Anda tersebut, karena kebiasaan tersebut merupakan faktor potensial penyebab osteoporosis.

Osteoporosis adalah penyakit yang datangnya seiring dengan penuaan. Namun begitu bukan berarti osteoporosis tidak dapat diantisipasi, minimal dihindari sejak awal.

Meskipun osteoporosis merupakan penyakit laten, namun ada hal yang tak dapat diubah. Namun banyak juga faktor yang dapat diubah untuk mengantisipasi akibat osteoporosis.

Orang yang potensial beresiko menderita osteoporosis antara lain yang mengalami menopause, yang memiliki kebiasaan merokok, minum-minuman beralkohol serta kurang berolah raga.

Asupan kalsium yang rendah jelas beresiko osteoporosis, meski sebetulnya juga beresiko pada orang yang kurus.

Ada beberapa faktor laten yang tak dapat diubah, yang beresiko mengalami osteoporosis. Antara lain, jenis kelamin, usia lanjut, bentuk badan dan beberapa penyakit yang dialami.

Dalam hal bentuk badan, perempuan bisanya lebih ringan dan tulangnya lebih kecil dibandingkan pria, sehingga risiko mengalami menopause lebih besar.

Begitu juga semakin kecil dan kurus, semakin tinggi resiko seseorang mengalami osteoporosis.

Untuk meminimalisir resiko osteoporosis, beberapa kebiasaan bisa diubah, misalnya menghentikan kebiasaan merokok, minuman beralkohol serta kopi.

Asupan kalsium, berat badan serta menghindari obat-obatan seperti steroid, Phenobarbital dan phenytoin dan harus disertai pula dengan program latihan

BAGAIMANA MENCEGAH OSTEOPOROSIS SECARA MANDIRI

  1. Nutrisi, yakni cukup protein (zat putih telur), cukup vitamin c, cukup kalsium dan sayuran hijau tua. Cereal, Orange Juice, susu, keju, ikan laut, cukup vitamin D.
  2. Latihan secara teratur, seperti wqalking, hiking, dancing, jogging, class exercise, stair climbing. Tennis. Latihan tidak boleh dengan gerakan-gerakan mendadak, tidak boleh dengan stress dan strain tehadap tulang-tulang yang berlebihan.
  3. Mengubah gaya hidup. Misalnya, jangan merokok, hindari alcohol, dan mengurangi kopi.
  4. Mencegah jatuh. Menyadarkan keadaan fisiknya yang telah menurun, haruslah hati-hati.


KEBUTUHAN KALSIUM BERDASARKAN TINGKAT USIA

USIA (Tahun)

KALSIM (mg)

<0,5

0,5 – 1

1-10

11-24

25-49

Menopause (Dengan estrogen) <>

Menopause (Tanpa estrogen)

65

Hamil dan menyusui

Pria

400

600

800

1.200-1.500

1.000

1.000

<1.500

1.200-1.500

1.500

>65

0 komentar:

Photobucket

Translate

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
by : BTF

Berlangganan lewat email